Friday, October 28, 2011
october-november rain
satu minggu ini terjadi beberapa hal yang aku bener-bener tidak inginkan: mulai dari perdebatan dengan teman sekantor yang membuat aku tidak nyaman bekerja, aku dan dia sbenarnya sangat dekat namun ntah kenapa dia menilaiku tentang sesuatu yang membuat aku sangat sedih dan tersinggung bahkan aku meminta waktu ke mr how untuk membiarkan aku tetap bekerja sampai aku menemukan suatu pekerjaan yang baru. mr how mengajaku ngomong dia bilang aku terlalu menanggapinya dengan emosional, aku tidak marah dengan dia hanya saja aku sangat kecewa katika ada orang yang menilaiku seperti itu, apalagi itu orang yang dekat denganku. aku tetap akan mencoba mencari pekerjaan yang baru, meskipun aku sedih meninggalkan perusahaan yang sebenarnya sudah aku anggap keluarga sendiri.dan lagi-lagi aku harus mengeluarkan uangku untuk sebuah kecelakaan, disaat aku sedang mengumpulkan uangku untuk liburan ku november nanti, hanya karena aku lupa menarik rem tangan, aku kehilangan 1 juta uangku :( yang bisa kupakai untukk membayar hotel atau membeli tiket.pada hari itu aku dan santi memutuskan untuk tidak masuk kerja namun melakukan hal-hal gila untuk menghilangkan stres. kami pergi facial, belanja,makan dan tidak pergi ke kantor! ha ha ha meskipun uang sudah habis dan harusnya aku lebih selektif mengeluarkan uang, aku malah menghambur-hamburkannya ;D what a life!
keesokan harinya mamaku sms kalau dia harus kedokter, dengan segera aku membawanya ke dokter. aku tahu keuanganku sudah berada pada garis kritis, tapi apapun keadaanku, aku akan dan harus tetap membawa mamaku berobat, i'll do all the best for her.
kami ke dokter spesialis tulang, ternyata masalahnay bukan di tulang, kemudian kami pergi ke dokter internist, setelah menunggu hampir setengah jam mama diperiksa dengan berbagai test ternyata penyebab jari-jarinya kaku adalah diabetesnya yang menahun dan sedang tinggi. dia menyarankan untuk diet dan olahraga baru kemudian menaikkan dosisi obat gula yang biasanya dia makan. kondisi keuanganku makin memburuk, namun itu tidak masalah, aku bisa mencarinya lagi yang penting mamaku sehat. minggu depan kami harus kedokter lagi untuk tetap mengcontrol gula darahnya dan menemui ahli gizi untuk mengatur pola dietnya.
belakangan ini dia jarang online atau chating dengan ku,ntah apa kesibukannya dan apa yang dimaksudnya dengan dunia baru aku tidak tahu, namun apapun yang terbaik yang bisa membuatnya senang aku pun senang, hanya saja semangatku untuk bertemu dengannya menjadi pudar, terkesan ini hanya karena kami sudah terlanjur mengatur segalanya,hmm kita lihat saja nanti to aku tidak membutuhkan makhluk yang bernama laki-laki, jadi tidak perlu ada kata kecewa atau sakit hati
anyway hidup harus terus berjalan ntah apa yang akan terjadi didepan aku menjalaninya dengan tidak terlalu optimis namun tetap berusaha bersyukur
Friday, October 21, 2011
konyol
seseorang yang belum ketemu tapi bisa memiliki ketertarikan apakah itu salah?
1. salah jika : baru kenalan udah ngajakin jadian,padahal ketemu aja blom...plis deh!
2. tidak salah jika: komunikasi itu intens dilakukan dan
Sunday, October 16, 2011
do i need u..???
nggak!!
ha ha ha ha
emng lu siapa??kalaupun gw suka sm lu, bukan berarti gw membutuhkan lu!! plis deh hare gene jadi orang jgn GR
u have ur ownlife, me either
kenapa gw jadi ngerasa dimanfaatin...?? apa karena lu butuh orang untuk ngurusin liburan lu ke tempat dewata..?? gw yakin stlh ini juga lu akan kabur dengan berbagai alasan kesibukan lu yang ga penting itu
tolong ya,,saya bukannya tidak tahu apa yang sedang anda lakukan..saya memang bodoh tapi saya juga tahu kapan saya dimanfaatkan
ego ku berkata: gw ga butuh loe :P
Tuesday, September 27, 2011
bantu aku membenci mu
galau
itu yang aku rasakan saat ini.. hancur..iya.. ntah kenapa aku bisa merasakan ini..
aku selalu membiarkan diriku tersakiti atau disakiti..
ketika aku mengetahui ada suatu kebahagiaan yang tidak bisa aku gapai..aku masih saja tetap mengusahakannya
apa yang terjadi setelah itu? ketika aku tidak dapat menggapainya..??
kecewa, sedih, jatuh dan hancur...
setelah itu tahu apa yang harus aku jalani..??? bangkit dan berjuang untuk kembali memulihkan keadaanku
lama! ya itu akan memakan waktu yang tidak cepat!
lalu bila aku seperti itu terus...kapan aku akan merasakan yang namanya bahagia itu..??
Dia sesuatu yang tidak mungkin aku miliki
siapapun dia! tidak mungkin.. karena aku tidak pantas untuk SIAPAPUN
kalau aku boleh meminta..aku tidak mau memiliki perasaan yang satu ini meskipun beberapa orang merasakan keindahan dan kebahagiaannya...
aku tidak ingin jatuh cinta ke siapa pun, itu hanya membawa duka
aku punya kehidupanku sendiri tanpa aku harus merasakan kehilangan orang yang aku sayangi
aku pikir tidak merasakannya sama sekali akan lebih baik daripada merasakannya dan kemudian dengan paksa harus kehilangannya..
aku lah yang dapat membuat diriku untuk tidak jatuh lagi..
harus ada sifat-sifat yang kurubah
mungkin itu karena menjadi suatu sifat yang lebih buruk dari sifat aku yang sekarang
keras,kasa, cuek, memandang rendah orang, apapun akan aku lakukan untuk menjaga hatiku tidak tersakiti lagi.
tersakiti disini bukan karena orang lain..namun karena aku yang membiarkan diriku jatuh...aku tidak tegas pada diriku..
aku manusia, pasti aku butuh sentuhan disisi yang lain, itu kebutuhanku, tapi aku yakin aku bisa mengalihkan itu semua tanpa harus merasa sakit
semua aku lakukan untuk menjaga diriku, bukan bermaksud untuk mengecewakan orang lain
aku wanita kuat, aku bisa melakukan apa yang membuatku bahagia tanpa bergantung ke orang lain
aku tidak memerlukan nya
serpihan hati menemaniku menulis semua ini
aku harus bangkit
Wednesday, September 14, 2011
ngantuk
What time is it where you are?
I miss you more than anything
Back at home you feel so far
Waitin' for the phone to ring
It's gettin’ lonely livin’ upside down
I don't even wanna be in this town
Tryin' to figure out the time zones makin' me crazy
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's driving me mad
I miss you so bad
And my heart is so jetlagged
What time is it where you are?
Five more days and I'll be home
I keep your picture in my car
I hate the thought of you alone
I've been keepin' busy all the time
Just to try to keep you off my mind
Tryin' to figure out the time zones makin’ me crazy
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss you so bad
And my heart, heart, heart is so jetlagged
Is so jet lagged
I miss you so bad
I wanna share your horizon
I miss you so bad
And see the same sunrising
I miss you so bad
Turn the hour hand back to when you were holding me.
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss when you say good morning
But it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss you so bad
And my heart, heart, heart is so jetlagged
Heart, heart, heart is so jetlagged
Is so jetlagged
Wednesday, September 7, 2011
TRUST
sebelum memulai blog hari ini, aku ga suka dengan tampilan blog yang baru.. merasa tidak nyaman hhmmhh
mungkin aku PMS tapi ntah kenapa jiwaku sedang ingin berontak
aku pikir aku mempercayai keluargaku,keluarga besarku...
namun belakangan yang aku lihat aku seperti orang bodoh dihadapan mereka, segitu besar aku mempercayai mereka namun terbukti mereka tidak mempercayaiku..cenderung boleh aku bilang menyepelekanku,mungkin aku beda kelas dengan mereka dan aku tidak cukup pantas untuk mereka percaya
ok saat ini hatiku sedang penuh dengan kebencian
melihat mulut orang yang dengan santai makan mengenyangkan dirinya sendiri semakin menunjukkan keegosiannya
wow..hebat ya..nikmat banget hidupnya!! semakin JIJIK aku melihat kelakuannya dan aku sama sekali TIDAK RESPECT sama dia
disaat posisimu terpuruk, apakah ada orang yang dengan setia menemanimu??? TIDAK!!!
laki-laki brengsek!
wah lihat! mereka bahagia sekali ya!!! kenapa?? karena mereka selalu mengandalkan Tuhan dan dekat dengan Tuhan
jadi mereka anak Tuhan,anak yang dikasihi Tuhan
waaaahhh lalu...??? aku anak nya siapa?? ketika aku mengeraskan hatiku kenapa aku merasa nyaman-nyaman saja??
aku bisa memaksa diriku untuk bersyukur..tapi!!bukan kah roh kudus yang menggerakkan aku untuk bersyukur??? lalu...??? mungkin roh kudus jijik untuk bekerja atas ku..mungkin aku tidak pantas..
Hai IBLIS!!! kamu BERHASIL atas ku!!!
aku mau egois! aku muak dengan mengalah! kalian pikir aku peduli dengan kalian?? TIDAK!!! cukup aku dengan segala keterbatasanku MENYENANGKAN kalian dan mengalahkan egoku demi kepentinga kalian
maaf tidak ada lagi yang namanya respect atau apapun itu
I DON'T CARE
Tuesday, August 23, 2011
Day 2
20 agustus 2011
Hari kedua
kami tertidur sangat lelap, mungkin pengaruh alcohol tadi malam,untungnya tidak terlalu pusing paling lambat jam 9.30 am rencananya supir sudah menjemput kami di hotel, kami bergegas dan membawa semua barang kami, oh iya yang pergi hanya aku dan kak evi
saudur dan kak mega (kedua teman kami yang lain) memutuskan untuk tetap stay di bali.
Selain kami ada 5 orang asing lainnya, tapi 3 dari mereka hanya sampai sanur dan ubud. Perjalanan darat dari kuta ke padang bai (pelabuhan di bali) lumayan sedikit lama sebab kami harus mengantar ketiga orang tersebut tadi, kami tiba di pelabuhan sekitar jam 1 siang. Hampir tiba di pelabuhan kami kelaparan..sudha waktunya makan siang, sang supir merekomendasikan satu tempat nasi campur dengan daging babi (hanya 10,ooo rupiah saja!)akhirnya kami berhenti sesaat dan memesan untuk dibungkus (kami berencana makan di feri)
“hey, we want to buy some foods for lunch,do u wanna have one?” aku bertanya ke sepasang penumpang tersebut. Dia juga mau ternyata dan akhirnya dia turun (pacar perempuannya tidak ikut turun) ternyata dia juga mau ke gili dia dari jerman bersama pacaranya dan berencana berlibur selama 1 bulan di bali-lombok hmm.. nice plan..Dia menyarankan hotel bale kampong untuk tempat tinggal karena sebelumnya dia pernah kesana dan merasa sangat nyaman dan puas dengan service nya dan murah.. usul yang bagus,apalagi kami belum memiliki tempat tinggal
Segera setelah nasi kami jadi, kami langsung pergi ke pelabuhan sebab takut ketinggalan feri.
Ferinya cukup besardan ada 3 lantai, dan ada 1 ruangan ber ac lengkap dengan tv, disisi lain ada juga tempat duduk diluar dan banyak turis asing lebih memilih diluar sambil membaca buku-buku mereka..
Perjalanan dengan feri cukup lama, kami hamper saja merasa bosan..kami tiba sekitar jam 6 sore,diatas kapal kami melihat bagaimana matahari hamper tenggelam langit biru bersih itu berubah menjadi orange senja hmmm…udara yang bersih, pantai yang bersih, Tuhan itu luar biasa!
Setibanya dipelabuhan Lombok – Lembar, kami dijemput oleh seseorang yang mengarahkan kami menuju mobil elf,total penumpang mobil itu ada 6 orang dan hanya kami wisatawan lokalnya. Selain pemandu tadi, ada seorang supir lagi namun pemandu itu ditengah jalan turun dan kami meneruskan perjalanan kami bersama sang supir.
Sepanjang perjalanan yang banyak ku lihat adalah sawah dan beberapa lahan yang sedikit gersang dengan rerumputan coklat. Sedikit berbincang-bincang dengan sang supir mengenai keadaan Lombok.. dan smepat bertanya dimana hotel bale kampong, dia berkata hati-hati dengan hotel itu sebab hotel itu hotel tidak benar, sering terjadi penggerebekan disana, polisi dating memeriksa pada jam 2-3 pagi,kalian tidak akan merasa nyaman disana..hhmm kami sempat percaya dengan dia..mungkin harus mencari hotel yang lain saja
tak terasa kalau kami sudah tiba di kota mataram, pusat kota NTB,tidak sesejuk bali…kota yang kecil. Sekitar 15 menit kami melewati mataram tiba-tiba seorang turis berkata, kami ingin turun di mataram,kami bukan ke sengigih. Seketika itu juga sang supir menjawab dengan nada keras,aku terkejut, sangat terkejut, kenapa dia harus menjawab sekasar itu. Itu bukan kesalahan sang turis.
Mereka berdebat, mungkin bisa dikatakan hamper berkelahi, aku sangat takut saat itu, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami tahu itu kesalahan sang supir, mengapa tidak memeriksa tiket kami masing- masing dan mengapa pemandu yang turun tadi tidak menyampaikan ke sang supir kalau 2 turis ini akan turun di mataram. Aku merasa sedih sebab sayang sekali pariwisata Indonesia dikelola dengan servis yang sangat buruk seperti ini.. ini mencerminkan wajah Indonesia dan apa yang sudah dilakukan sang supir sangat mencoreng wajah Indonesia di pariwisata international.
Sang turis mungkin kemudian tersadar kalau ini bukan daerahnya, sehingga dia berusaha untuk meredam emosinya. Setibanya di sengigih kami semua turun, aku merasa kasihan pada turis tersebut dan aku berharap office travel yang ada disana dapat membantu kedua turis itu kembali ke mataram.
Kedua turis yang merekomendasikan bale kampong turun ditengah jalan,sebab mereka telah tiba di hotel tempat mereka tinggal, dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan sebab dia sudah pernah ke sini sebelumnya.
Setibanya dipemberhentian terakhir kami turun dan berpikir, hotel mana yang bisa kami singgahi,sebab kami belum membooking hotel.. dan itu sudah sekitar jam 7 malam..
kami dikelilingi banyak orang yang menawarkan berbagai hotel, tour dan lain-lain, kami menolak namun tetap saja..dalam hatiku aku berkata..wow.. ambisius sekali orang ini..butuh waktu yang cukup lama sampai mereka membiarkan dan melepaskan kami, dan aku merasa lega setelah itu. Saat kami berjalan, ada mobil dengan cup terbuka,menawarkan kami untuk kehotelnya, bale kampong,dia berkata mobil ini free service dari hotel,didalamnya hanya ada satu lelaki dan seorang turis, tentu saja kami merasa takut, itukan hotel yang tidak bener itu…dan takut kalau kami nanti dibawa entah kemana oleh dia kami menolak dan lagi-lagi butuh sekitar 10 menit sampai dia menyerah…
kami kembali berjalan dan menemukan hotel lina, hotel dengan bangunan agak lama namun terletak tepat didepan pantai dna MURAH! 150,000 per malam dengan twin bed namun saying sekali PENUH!
kami sedikit frustasi namun kami coba kembali berjalan,masuk kesebuah hotel, memeriksa harga dan itu mahal! 300,000/mlm..pppfffhhhh….kami kembali berjalan dan menemukan sebuah tourist information seseorang bukannya membantu kami memberikan solusi namun memperlakukan kami seperti ayam panggang yang hendak dilahap sebagai mangsa.
Dan kembali aku berpikir.. orang Lombok sangat ambisius ya!!!!ppffhhh…namun itu membuat aku selaku turis local merasa TIDAK NYAMAN mereka tidak memberikan apa yang aku butuh tapi cenderung mengarahkan dan memaksa kami untuk menerima apa yang mereka punya. Kami memutuskan untuk keluar dan kembali berjalan.
Cukup sulit untuk memutuskan kehotel mana kami hendak menginap, sampai akhirnya kami memutuskan untuk mencoba melihat bale kampung. Kami berjalan dan mengatakan kami hendak ke bale kampung, Namun dia merasa kasihan dan menawarkan motornya untuk mengantar kami. Kami tiba di bale kampung dan bertemu dengan laki-laki yang menawarkan mobilnya,dia bertanya, mengapa tadi tidak mau?
Saat ini kamar-kamar sudah penuh, kami sedih dan lelah namun sang pemilik hotel itu berkata, kalau mau kami masih ada dorm, isi 8 orang, 4 laki-laki dan 4 perempuan, 50,000 permalam,hmm….BINGUNG
Aku berkata kepada kak evi, kak itu tidak apa-apa sebenernya lagipula kita akan pergi ke gili esok pagi-pagi, jadi kita hanya butuh tempat untuk tidur, kak evi setuju. Kami diantar ke dorm dan bertanya rute yang bisa kami tempuh untuk ke gili, dia menawarkan tour 50,000/orang ke gili.
Kami daftar untuk tour itu dan beristirahat sejenak,didorm itu kami bertemu dengan seorang gadis belanda yang sedang menghabiskan waktu liburannya selama 1 tahun untuk berkeliling asia! WOW!! Setelah beristirahat, kami pergi mecari makan dan kami meminta pemilik hotel mengantarkan kami kekota dengan mobilnya, sesampainya dikota kami mencari tempat masakan tradisional/khas Lombok dan kami tidak menemukannya..!
Tiba di restoran pinggir jalan dengan Chinese food ala Lombok, kami berusaha menikmati makan malam kami..dari sisi rasa kurang enak tapi berhubung kami lapar jadinya enak-enak saja.. :D
Seorang turis asing masuk dan aku mengenalinya sebab aku melihatnya beberapa kali di feri dan didalam mobil ketika bapak pemilik hotel menawarkan kami untuk tinggal dihotelnya. Dia makan di meja yang berbeda dengan kami. Aku dan kak evi berbicara soal rencana besok dan segala kelakuan buruk yang kami lihat hari ini, kami berdua sangat sedih dan sangat menyayangkannya..
Beberapa saat setelah kami makan turis yang tadi dating ke meja kami dan bertanya, akhirnya kalian menginap dimana..? dan kami berdiskusi banyak soal rencana liburan dia, dia berasal dari paris, berlibur sendiri,bekerja untuk perusahaan yang mendesign model pesawat,mobil,dll.kami asik berbicara sampai restoran tempat kami makan jadi sepi, dia menawarkan untuk pindah dan minum di tempat lain.
Kami pindah ke sebuah café, hanya sedikit alcohol kami asik berbicara, namun sayang, café itu mau tutup hanya 1 jam setelah kami tiba,tanpa basa basi aku berkata kepadanya, are u gonna pay for our drink? :)
kami berpisah dan bertukar email address,bila suatu saat butuh bantuan,bisa contact melalui email
Aku dan kak evi menelpon pemilik hotel untuk menjemput kami kembali, ternyata kami tamunya dia yang paling larut malam kembali ke hotel, sebab yang lain sudah tertidur lelap..
Masuk ke dorm, lampu sudah padam, padahal kami butuh berganti baju dan lain-lain kami meminjam senter dan semua turis lelaki itu sudah kembali dan tertidur,kami tidur lelap disana dan ternyata Lombok saat malam juga dingin ya! itu hari kedua kami ;)
Hari kedua
kami tertidur sangat lelap, mungkin pengaruh alcohol tadi malam,untungnya tidak terlalu pusing paling lambat jam 9.30 am rencananya supir sudah menjemput kami di hotel, kami bergegas dan membawa semua barang kami, oh iya yang pergi hanya aku dan kak evi
saudur dan kak mega (kedua teman kami yang lain) memutuskan untuk tetap stay di bali.
Selain kami ada 5 orang asing lainnya, tapi 3 dari mereka hanya sampai sanur dan ubud. Perjalanan darat dari kuta ke padang bai (pelabuhan di bali) lumayan sedikit lama sebab kami harus mengantar ketiga orang tersebut tadi, kami tiba di pelabuhan sekitar jam 1 siang. Hampir tiba di pelabuhan kami kelaparan..sudha waktunya makan siang, sang supir merekomendasikan satu tempat nasi campur dengan daging babi (hanya 10,ooo rupiah saja!)akhirnya kami berhenti sesaat dan memesan untuk dibungkus (kami berencana makan di feri)
“hey, we want to buy some foods for lunch,do u wanna have one?” aku bertanya ke sepasang penumpang tersebut. Dia juga mau ternyata dan akhirnya dia turun (pacar perempuannya tidak ikut turun) ternyata dia juga mau ke gili dia dari jerman bersama pacaranya dan berencana berlibur selama 1 bulan di bali-lombok hmm.. nice plan..Dia menyarankan hotel bale kampong untuk tempat tinggal karena sebelumnya dia pernah kesana dan merasa sangat nyaman dan puas dengan service nya dan murah.. usul yang bagus,apalagi kami belum memiliki tempat tinggal
Segera setelah nasi kami jadi, kami langsung pergi ke pelabuhan sebab takut ketinggalan feri.
Ferinya cukup besardan ada 3 lantai, dan ada 1 ruangan ber ac lengkap dengan tv, disisi lain ada juga tempat duduk diluar dan banyak turis asing lebih memilih diluar sambil membaca buku-buku mereka..
Perjalanan dengan feri cukup lama, kami hamper saja merasa bosan..kami tiba sekitar jam 6 sore,diatas kapal kami melihat bagaimana matahari hamper tenggelam langit biru bersih itu berubah menjadi orange senja hmmm…udara yang bersih, pantai yang bersih, Tuhan itu luar biasa!
Setibanya dipelabuhan Lombok – Lembar, kami dijemput oleh seseorang yang mengarahkan kami menuju mobil elf,total penumpang mobil itu ada 6 orang dan hanya kami wisatawan lokalnya. Selain pemandu tadi, ada seorang supir lagi namun pemandu itu ditengah jalan turun dan kami meneruskan perjalanan kami bersama sang supir.
Sepanjang perjalanan yang banyak ku lihat adalah sawah dan beberapa lahan yang sedikit gersang dengan rerumputan coklat. Sedikit berbincang-bincang dengan sang supir mengenai keadaan Lombok.. dan smepat bertanya dimana hotel bale kampong, dia berkata hati-hati dengan hotel itu sebab hotel itu hotel tidak benar, sering terjadi penggerebekan disana, polisi dating memeriksa pada jam 2-3 pagi,kalian tidak akan merasa nyaman disana..hhmm kami sempat percaya dengan dia..mungkin harus mencari hotel yang lain saja
tak terasa kalau kami sudah tiba di kota mataram, pusat kota NTB,tidak sesejuk bali…kota yang kecil. Sekitar 15 menit kami melewati mataram tiba-tiba seorang turis berkata, kami ingin turun di mataram,kami bukan ke sengigih. Seketika itu juga sang supir menjawab dengan nada keras,aku terkejut, sangat terkejut, kenapa dia harus menjawab sekasar itu. Itu bukan kesalahan sang turis.
Mereka berdebat, mungkin bisa dikatakan hamper berkelahi, aku sangat takut saat itu, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami tahu itu kesalahan sang supir, mengapa tidak memeriksa tiket kami masing- masing dan mengapa pemandu yang turun tadi tidak menyampaikan ke sang supir kalau 2 turis ini akan turun di mataram. Aku merasa sedih sebab sayang sekali pariwisata Indonesia dikelola dengan servis yang sangat buruk seperti ini.. ini mencerminkan wajah Indonesia dan apa yang sudah dilakukan sang supir sangat mencoreng wajah Indonesia di pariwisata international.
Sang turis mungkin kemudian tersadar kalau ini bukan daerahnya, sehingga dia berusaha untuk meredam emosinya. Setibanya di sengigih kami semua turun, aku merasa kasihan pada turis tersebut dan aku berharap office travel yang ada disana dapat membantu kedua turis itu kembali ke mataram.
Kedua turis yang merekomendasikan bale kampong turun ditengah jalan,sebab mereka telah tiba di hotel tempat mereka tinggal, dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan sebab dia sudah pernah ke sini sebelumnya.
Setibanya dipemberhentian terakhir kami turun dan berpikir, hotel mana yang bisa kami singgahi,sebab kami belum membooking hotel.. dan itu sudah sekitar jam 7 malam..
kami dikelilingi banyak orang yang menawarkan berbagai hotel, tour dan lain-lain, kami menolak namun tetap saja..dalam hatiku aku berkata..wow.. ambisius sekali orang ini..butuh waktu yang cukup lama sampai mereka membiarkan dan melepaskan kami, dan aku merasa lega setelah itu. Saat kami berjalan, ada mobil dengan cup terbuka,menawarkan kami untuk kehotelnya, bale kampong,dia berkata mobil ini free service dari hotel,didalamnya hanya ada satu lelaki dan seorang turis, tentu saja kami merasa takut, itukan hotel yang tidak bener itu…dan takut kalau kami nanti dibawa entah kemana oleh dia kami menolak dan lagi-lagi butuh sekitar 10 menit sampai dia menyerah…
kami kembali berjalan dan menemukan hotel lina, hotel dengan bangunan agak lama namun terletak tepat didepan pantai dna MURAH! 150,000 per malam dengan twin bed namun saying sekali PENUH!
kami sedikit frustasi namun kami coba kembali berjalan,masuk kesebuah hotel, memeriksa harga dan itu mahal! 300,000/mlm..pppfffhhhh….kami kembali berjalan dan menemukan sebuah tourist information seseorang bukannya membantu kami memberikan solusi namun memperlakukan kami seperti ayam panggang yang hendak dilahap sebagai mangsa.
Dan kembali aku berpikir.. orang Lombok sangat ambisius ya!!!!ppffhhh…namun itu membuat aku selaku turis local merasa TIDAK NYAMAN mereka tidak memberikan apa yang aku butuh tapi cenderung mengarahkan dan memaksa kami untuk menerima apa yang mereka punya. Kami memutuskan untuk keluar dan kembali berjalan.
Cukup sulit untuk memutuskan kehotel mana kami hendak menginap, sampai akhirnya kami memutuskan untuk mencoba melihat bale kampung. Kami berjalan dan mengatakan kami hendak ke bale kampung, Namun dia merasa kasihan dan menawarkan motornya untuk mengantar kami. Kami tiba di bale kampung dan bertemu dengan laki-laki yang menawarkan mobilnya,dia bertanya, mengapa tadi tidak mau?
Saat ini kamar-kamar sudah penuh, kami sedih dan lelah namun sang pemilik hotel itu berkata, kalau mau kami masih ada dorm, isi 8 orang, 4 laki-laki dan 4 perempuan, 50,000 permalam,hmm….BINGUNG
Aku berkata kepada kak evi, kak itu tidak apa-apa sebenernya lagipula kita akan pergi ke gili esok pagi-pagi, jadi kita hanya butuh tempat untuk tidur, kak evi setuju. Kami diantar ke dorm dan bertanya rute yang bisa kami tempuh untuk ke gili, dia menawarkan tour 50,000/orang ke gili.
Kami daftar untuk tour itu dan beristirahat sejenak,didorm itu kami bertemu dengan seorang gadis belanda yang sedang menghabiskan waktu liburannya selama 1 tahun untuk berkeliling asia! WOW!! Setelah beristirahat, kami pergi mecari makan dan kami meminta pemilik hotel mengantarkan kami kekota dengan mobilnya, sesampainya dikota kami mencari tempat masakan tradisional/khas Lombok dan kami tidak menemukannya..!
Tiba di restoran pinggir jalan dengan Chinese food ala Lombok, kami berusaha menikmati makan malam kami..dari sisi rasa kurang enak tapi berhubung kami lapar jadinya enak-enak saja.. :D
Seorang turis asing masuk dan aku mengenalinya sebab aku melihatnya beberapa kali di feri dan didalam mobil ketika bapak pemilik hotel menawarkan kami untuk tinggal dihotelnya. Dia makan di meja yang berbeda dengan kami. Aku dan kak evi berbicara soal rencana besok dan segala kelakuan buruk yang kami lihat hari ini, kami berdua sangat sedih dan sangat menyayangkannya..
Beberapa saat setelah kami makan turis yang tadi dating ke meja kami dan bertanya, akhirnya kalian menginap dimana..? dan kami berdiskusi banyak soal rencana liburan dia, dia berasal dari paris, berlibur sendiri,bekerja untuk perusahaan yang mendesign model pesawat,mobil,dll.kami asik berbicara sampai restoran tempat kami makan jadi sepi, dia menawarkan untuk pindah dan minum di tempat lain.
Kami pindah ke sebuah café, hanya sedikit alcohol kami asik berbicara, namun sayang, café itu mau tutup hanya 1 jam setelah kami tiba,tanpa basa basi aku berkata kepadanya, are u gonna pay for our drink? :)
kami berpisah dan bertukar email address,bila suatu saat butuh bantuan,bisa contact melalui email
Aku dan kak evi menelpon pemilik hotel untuk menjemput kami kembali, ternyata kami tamunya dia yang paling larut malam kembali ke hotel, sebab yang lain sudah tertidur lelap..
Masuk ke dorm, lampu sudah padam, padahal kami butuh berganti baju dan lain-lain kami meminjam senter dan semua turis lelaki itu sudah kembali dan tertidur,kami tidur lelap disana dan ternyata Lombok saat malam juga dingin ya! itu hari kedua kami ;)
Subscribe to:
Posts (Atom)