Friday, October 21, 2011
konyol
seseorang yang belum ketemu tapi bisa memiliki ketertarikan apakah itu salah?
1. salah jika : baru kenalan udah ngajakin jadian,padahal ketemu aja blom...plis deh!
2. tidak salah jika: komunikasi itu intens dilakukan dan
Sunday, October 16, 2011
do i need u..???
nggak!!
ha ha ha ha
emng lu siapa??kalaupun gw suka sm lu, bukan berarti gw membutuhkan lu!! plis deh hare gene jadi orang jgn GR
u have ur ownlife, me either
kenapa gw jadi ngerasa dimanfaatin...?? apa karena lu butuh orang untuk ngurusin liburan lu ke tempat dewata..?? gw yakin stlh ini juga lu akan kabur dengan berbagai alasan kesibukan lu yang ga penting itu
tolong ya,,saya bukannya tidak tahu apa yang sedang anda lakukan..saya memang bodoh tapi saya juga tahu kapan saya dimanfaatkan
ego ku berkata: gw ga butuh loe :P
Tuesday, September 27, 2011
bantu aku membenci mu
galau
itu yang aku rasakan saat ini.. hancur..iya.. ntah kenapa aku bisa merasakan ini..
aku selalu membiarkan diriku tersakiti atau disakiti..
ketika aku mengetahui ada suatu kebahagiaan yang tidak bisa aku gapai..aku masih saja tetap mengusahakannya
apa yang terjadi setelah itu? ketika aku tidak dapat menggapainya..??
kecewa, sedih, jatuh dan hancur...
setelah itu tahu apa yang harus aku jalani..??? bangkit dan berjuang untuk kembali memulihkan keadaanku
lama! ya itu akan memakan waktu yang tidak cepat!
lalu bila aku seperti itu terus...kapan aku akan merasakan yang namanya bahagia itu..??
Dia sesuatu yang tidak mungkin aku miliki
siapapun dia! tidak mungkin.. karena aku tidak pantas untuk SIAPAPUN
kalau aku boleh meminta..aku tidak mau memiliki perasaan yang satu ini meskipun beberapa orang merasakan keindahan dan kebahagiaannya...
aku tidak ingin jatuh cinta ke siapa pun, itu hanya membawa duka
aku punya kehidupanku sendiri tanpa aku harus merasakan kehilangan orang yang aku sayangi
aku pikir tidak merasakannya sama sekali akan lebih baik daripada merasakannya dan kemudian dengan paksa harus kehilangannya..
aku lah yang dapat membuat diriku untuk tidak jatuh lagi..
harus ada sifat-sifat yang kurubah
mungkin itu karena menjadi suatu sifat yang lebih buruk dari sifat aku yang sekarang
keras,kasa, cuek, memandang rendah orang, apapun akan aku lakukan untuk menjaga hatiku tidak tersakiti lagi.
tersakiti disini bukan karena orang lain..namun karena aku yang membiarkan diriku jatuh...aku tidak tegas pada diriku..
aku manusia, pasti aku butuh sentuhan disisi yang lain, itu kebutuhanku, tapi aku yakin aku bisa mengalihkan itu semua tanpa harus merasa sakit
semua aku lakukan untuk menjaga diriku, bukan bermaksud untuk mengecewakan orang lain
aku wanita kuat, aku bisa melakukan apa yang membuatku bahagia tanpa bergantung ke orang lain
aku tidak memerlukan nya
serpihan hati menemaniku menulis semua ini
aku harus bangkit
Wednesday, September 14, 2011
ngantuk
What time is it where you are?
I miss you more than anything
Back at home you feel so far
Waitin' for the phone to ring
It's gettin’ lonely livin’ upside down
I don't even wanna be in this town
Tryin' to figure out the time zones makin' me crazy
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's driving me mad
I miss you so bad
And my heart is so jetlagged
What time is it where you are?
Five more days and I'll be home
I keep your picture in my car
I hate the thought of you alone
I've been keepin' busy all the time
Just to try to keep you off my mind
Tryin' to figure out the time zones makin’ me crazy
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss you so bad
And my heart, heart, heart is so jetlagged
Is so jet lagged
I miss you so bad
I wanna share your horizon
I miss you so bad
And see the same sunrising
I miss you so bad
Turn the hour hand back to when you were holding me.
You say good morning
When it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss when you say good morning
But it's midnight
Going out of my head
Alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's drivin' me mad
I miss you so bad
And my heart, heart, heart is so jetlagged
Heart, heart, heart is so jetlagged
Is so jetlagged
Wednesday, September 7, 2011
TRUST
sebelum memulai blog hari ini, aku ga suka dengan tampilan blog yang baru.. merasa tidak nyaman hhmmhh
mungkin aku PMS tapi ntah kenapa jiwaku sedang ingin berontak
aku pikir aku mempercayai keluargaku,keluarga besarku...
namun belakangan yang aku lihat aku seperti orang bodoh dihadapan mereka, segitu besar aku mempercayai mereka namun terbukti mereka tidak mempercayaiku..cenderung boleh aku bilang menyepelekanku,mungkin aku beda kelas dengan mereka dan aku tidak cukup pantas untuk mereka percaya
ok saat ini hatiku sedang penuh dengan kebencian
melihat mulut orang yang dengan santai makan mengenyangkan dirinya sendiri semakin menunjukkan keegosiannya
wow..hebat ya..nikmat banget hidupnya!! semakin JIJIK aku melihat kelakuannya dan aku sama sekali TIDAK RESPECT sama dia
disaat posisimu terpuruk, apakah ada orang yang dengan setia menemanimu??? TIDAK!!!
laki-laki brengsek!
wah lihat! mereka bahagia sekali ya!!! kenapa?? karena mereka selalu mengandalkan Tuhan dan dekat dengan Tuhan
jadi mereka anak Tuhan,anak yang dikasihi Tuhan
waaaahhh lalu...??? aku anak nya siapa?? ketika aku mengeraskan hatiku kenapa aku merasa nyaman-nyaman saja??
aku bisa memaksa diriku untuk bersyukur..tapi!!bukan kah roh kudus yang menggerakkan aku untuk bersyukur??? lalu...??? mungkin roh kudus jijik untuk bekerja atas ku..mungkin aku tidak pantas..
Hai IBLIS!!! kamu BERHASIL atas ku!!!
aku mau egois! aku muak dengan mengalah! kalian pikir aku peduli dengan kalian?? TIDAK!!! cukup aku dengan segala keterbatasanku MENYENANGKAN kalian dan mengalahkan egoku demi kepentinga kalian
maaf tidak ada lagi yang namanya respect atau apapun itu
I DON'T CARE
Tuesday, August 23, 2011
Day 2
20 agustus 2011
Hari kedua
kami tertidur sangat lelap, mungkin pengaruh alcohol tadi malam,untungnya tidak terlalu pusing paling lambat jam 9.30 am rencananya supir sudah menjemput kami di hotel, kami bergegas dan membawa semua barang kami, oh iya yang pergi hanya aku dan kak evi
saudur dan kak mega (kedua teman kami yang lain) memutuskan untuk tetap stay di bali.
Selain kami ada 5 orang asing lainnya, tapi 3 dari mereka hanya sampai sanur dan ubud. Perjalanan darat dari kuta ke padang bai (pelabuhan di bali) lumayan sedikit lama sebab kami harus mengantar ketiga orang tersebut tadi, kami tiba di pelabuhan sekitar jam 1 siang. Hampir tiba di pelabuhan kami kelaparan..sudha waktunya makan siang, sang supir merekomendasikan satu tempat nasi campur dengan daging babi (hanya 10,ooo rupiah saja!)akhirnya kami berhenti sesaat dan memesan untuk dibungkus (kami berencana makan di feri)
“hey, we want to buy some foods for lunch,do u wanna have one?” aku bertanya ke sepasang penumpang tersebut. Dia juga mau ternyata dan akhirnya dia turun (pacar perempuannya tidak ikut turun) ternyata dia juga mau ke gili dia dari jerman bersama pacaranya dan berencana berlibur selama 1 bulan di bali-lombok hmm.. nice plan..Dia menyarankan hotel bale kampong untuk tempat tinggal karena sebelumnya dia pernah kesana dan merasa sangat nyaman dan puas dengan service nya dan murah.. usul yang bagus,apalagi kami belum memiliki tempat tinggal
Segera setelah nasi kami jadi, kami langsung pergi ke pelabuhan sebab takut ketinggalan feri.
Ferinya cukup besardan ada 3 lantai, dan ada 1 ruangan ber ac lengkap dengan tv, disisi lain ada juga tempat duduk diluar dan banyak turis asing lebih memilih diluar sambil membaca buku-buku mereka..
Perjalanan dengan feri cukup lama, kami hamper saja merasa bosan..kami tiba sekitar jam 6 sore,diatas kapal kami melihat bagaimana matahari hamper tenggelam langit biru bersih itu berubah menjadi orange senja hmmm…udara yang bersih, pantai yang bersih, Tuhan itu luar biasa!
Setibanya dipelabuhan Lombok – Lembar, kami dijemput oleh seseorang yang mengarahkan kami menuju mobil elf,total penumpang mobil itu ada 6 orang dan hanya kami wisatawan lokalnya. Selain pemandu tadi, ada seorang supir lagi namun pemandu itu ditengah jalan turun dan kami meneruskan perjalanan kami bersama sang supir.
Sepanjang perjalanan yang banyak ku lihat adalah sawah dan beberapa lahan yang sedikit gersang dengan rerumputan coklat. Sedikit berbincang-bincang dengan sang supir mengenai keadaan Lombok.. dan smepat bertanya dimana hotel bale kampong, dia berkata hati-hati dengan hotel itu sebab hotel itu hotel tidak benar, sering terjadi penggerebekan disana, polisi dating memeriksa pada jam 2-3 pagi,kalian tidak akan merasa nyaman disana..hhmm kami sempat percaya dengan dia..mungkin harus mencari hotel yang lain saja
tak terasa kalau kami sudah tiba di kota mataram, pusat kota NTB,tidak sesejuk bali…kota yang kecil. Sekitar 15 menit kami melewati mataram tiba-tiba seorang turis berkata, kami ingin turun di mataram,kami bukan ke sengigih. Seketika itu juga sang supir menjawab dengan nada keras,aku terkejut, sangat terkejut, kenapa dia harus menjawab sekasar itu. Itu bukan kesalahan sang turis.
Mereka berdebat, mungkin bisa dikatakan hamper berkelahi, aku sangat takut saat itu, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami tahu itu kesalahan sang supir, mengapa tidak memeriksa tiket kami masing- masing dan mengapa pemandu yang turun tadi tidak menyampaikan ke sang supir kalau 2 turis ini akan turun di mataram. Aku merasa sedih sebab sayang sekali pariwisata Indonesia dikelola dengan servis yang sangat buruk seperti ini.. ini mencerminkan wajah Indonesia dan apa yang sudah dilakukan sang supir sangat mencoreng wajah Indonesia di pariwisata international.
Sang turis mungkin kemudian tersadar kalau ini bukan daerahnya, sehingga dia berusaha untuk meredam emosinya. Setibanya di sengigih kami semua turun, aku merasa kasihan pada turis tersebut dan aku berharap office travel yang ada disana dapat membantu kedua turis itu kembali ke mataram.
Kedua turis yang merekomendasikan bale kampong turun ditengah jalan,sebab mereka telah tiba di hotel tempat mereka tinggal, dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan sebab dia sudah pernah ke sini sebelumnya.
Setibanya dipemberhentian terakhir kami turun dan berpikir, hotel mana yang bisa kami singgahi,sebab kami belum membooking hotel.. dan itu sudah sekitar jam 7 malam..
kami dikelilingi banyak orang yang menawarkan berbagai hotel, tour dan lain-lain, kami menolak namun tetap saja..dalam hatiku aku berkata..wow.. ambisius sekali orang ini..butuh waktu yang cukup lama sampai mereka membiarkan dan melepaskan kami, dan aku merasa lega setelah itu. Saat kami berjalan, ada mobil dengan cup terbuka,menawarkan kami untuk kehotelnya, bale kampong,dia berkata mobil ini free service dari hotel,didalamnya hanya ada satu lelaki dan seorang turis, tentu saja kami merasa takut, itukan hotel yang tidak bener itu…dan takut kalau kami nanti dibawa entah kemana oleh dia kami menolak dan lagi-lagi butuh sekitar 10 menit sampai dia menyerah…
kami kembali berjalan dan menemukan hotel lina, hotel dengan bangunan agak lama namun terletak tepat didepan pantai dna MURAH! 150,000 per malam dengan twin bed namun saying sekali PENUH!
kami sedikit frustasi namun kami coba kembali berjalan,masuk kesebuah hotel, memeriksa harga dan itu mahal! 300,000/mlm..pppfffhhhh….kami kembali berjalan dan menemukan sebuah tourist information seseorang bukannya membantu kami memberikan solusi namun memperlakukan kami seperti ayam panggang yang hendak dilahap sebagai mangsa.
Dan kembali aku berpikir.. orang Lombok sangat ambisius ya!!!!ppffhhh…namun itu membuat aku selaku turis local merasa TIDAK NYAMAN mereka tidak memberikan apa yang aku butuh tapi cenderung mengarahkan dan memaksa kami untuk menerima apa yang mereka punya. Kami memutuskan untuk keluar dan kembali berjalan.
Cukup sulit untuk memutuskan kehotel mana kami hendak menginap, sampai akhirnya kami memutuskan untuk mencoba melihat bale kampung. Kami berjalan dan mengatakan kami hendak ke bale kampung, Namun dia merasa kasihan dan menawarkan motornya untuk mengantar kami. Kami tiba di bale kampung dan bertemu dengan laki-laki yang menawarkan mobilnya,dia bertanya, mengapa tadi tidak mau?
Saat ini kamar-kamar sudah penuh, kami sedih dan lelah namun sang pemilik hotel itu berkata, kalau mau kami masih ada dorm, isi 8 orang, 4 laki-laki dan 4 perempuan, 50,000 permalam,hmm….BINGUNG
Aku berkata kepada kak evi, kak itu tidak apa-apa sebenernya lagipula kita akan pergi ke gili esok pagi-pagi, jadi kita hanya butuh tempat untuk tidur, kak evi setuju. Kami diantar ke dorm dan bertanya rute yang bisa kami tempuh untuk ke gili, dia menawarkan tour 50,000/orang ke gili.
Kami daftar untuk tour itu dan beristirahat sejenak,didorm itu kami bertemu dengan seorang gadis belanda yang sedang menghabiskan waktu liburannya selama 1 tahun untuk berkeliling asia! WOW!! Setelah beristirahat, kami pergi mecari makan dan kami meminta pemilik hotel mengantarkan kami kekota dengan mobilnya, sesampainya dikota kami mencari tempat masakan tradisional/khas Lombok dan kami tidak menemukannya..!
Tiba di restoran pinggir jalan dengan Chinese food ala Lombok, kami berusaha menikmati makan malam kami..dari sisi rasa kurang enak tapi berhubung kami lapar jadinya enak-enak saja.. :D
Seorang turis asing masuk dan aku mengenalinya sebab aku melihatnya beberapa kali di feri dan didalam mobil ketika bapak pemilik hotel menawarkan kami untuk tinggal dihotelnya. Dia makan di meja yang berbeda dengan kami. Aku dan kak evi berbicara soal rencana besok dan segala kelakuan buruk yang kami lihat hari ini, kami berdua sangat sedih dan sangat menyayangkannya..
Beberapa saat setelah kami makan turis yang tadi dating ke meja kami dan bertanya, akhirnya kalian menginap dimana..? dan kami berdiskusi banyak soal rencana liburan dia, dia berasal dari paris, berlibur sendiri,bekerja untuk perusahaan yang mendesign model pesawat,mobil,dll.kami asik berbicara sampai restoran tempat kami makan jadi sepi, dia menawarkan untuk pindah dan minum di tempat lain.
Kami pindah ke sebuah café, hanya sedikit alcohol kami asik berbicara, namun sayang, café itu mau tutup hanya 1 jam setelah kami tiba,tanpa basa basi aku berkata kepadanya, are u gonna pay for our drink? :)
kami berpisah dan bertukar email address,bila suatu saat butuh bantuan,bisa contact melalui email
Aku dan kak evi menelpon pemilik hotel untuk menjemput kami kembali, ternyata kami tamunya dia yang paling larut malam kembali ke hotel, sebab yang lain sudah tertidur lelap..
Masuk ke dorm, lampu sudah padam, padahal kami butuh berganti baju dan lain-lain kami meminjam senter dan semua turis lelaki itu sudah kembali dan tertidur,kami tidur lelap disana dan ternyata Lombok saat malam juga dingin ya! itu hari kedua kami ;)
Hari kedua
kami tertidur sangat lelap, mungkin pengaruh alcohol tadi malam,untungnya tidak terlalu pusing paling lambat jam 9.30 am rencananya supir sudah menjemput kami di hotel, kami bergegas dan membawa semua barang kami, oh iya yang pergi hanya aku dan kak evi
saudur dan kak mega (kedua teman kami yang lain) memutuskan untuk tetap stay di bali.
Selain kami ada 5 orang asing lainnya, tapi 3 dari mereka hanya sampai sanur dan ubud. Perjalanan darat dari kuta ke padang bai (pelabuhan di bali) lumayan sedikit lama sebab kami harus mengantar ketiga orang tersebut tadi, kami tiba di pelabuhan sekitar jam 1 siang. Hampir tiba di pelabuhan kami kelaparan..sudha waktunya makan siang, sang supir merekomendasikan satu tempat nasi campur dengan daging babi (hanya 10,ooo rupiah saja!)akhirnya kami berhenti sesaat dan memesan untuk dibungkus (kami berencana makan di feri)
“hey, we want to buy some foods for lunch,do u wanna have one?” aku bertanya ke sepasang penumpang tersebut. Dia juga mau ternyata dan akhirnya dia turun (pacar perempuannya tidak ikut turun) ternyata dia juga mau ke gili dia dari jerman bersama pacaranya dan berencana berlibur selama 1 bulan di bali-lombok hmm.. nice plan..Dia menyarankan hotel bale kampong untuk tempat tinggal karena sebelumnya dia pernah kesana dan merasa sangat nyaman dan puas dengan service nya dan murah.. usul yang bagus,apalagi kami belum memiliki tempat tinggal
Segera setelah nasi kami jadi, kami langsung pergi ke pelabuhan sebab takut ketinggalan feri.
Ferinya cukup besardan ada 3 lantai, dan ada 1 ruangan ber ac lengkap dengan tv, disisi lain ada juga tempat duduk diluar dan banyak turis asing lebih memilih diluar sambil membaca buku-buku mereka..
Perjalanan dengan feri cukup lama, kami hamper saja merasa bosan..kami tiba sekitar jam 6 sore,diatas kapal kami melihat bagaimana matahari hamper tenggelam langit biru bersih itu berubah menjadi orange senja hmmm…udara yang bersih, pantai yang bersih, Tuhan itu luar biasa!
Setibanya dipelabuhan Lombok – Lembar, kami dijemput oleh seseorang yang mengarahkan kami menuju mobil elf,total penumpang mobil itu ada 6 orang dan hanya kami wisatawan lokalnya. Selain pemandu tadi, ada seorang supir lagi namun pemandu itu ditengah jalan turun dan kami meneruskan perjalanan kami bersama sang supir.
Sepanjang perjalanan yang banyak ku lihat adalah sawah dan beberapa lahan yang sedikit gersang dengan rerumputan coklat. Sedikit berbincang-bincang dengan sang supir mengenai keadaan Lombok.. dan smepat bertanya dimana hotel bale kampong, dia berkata hati-hati dengan hotel itu sebab hotel itu hotel tidak benar, sering terjadi penggerebekan disana, polisi dating memeriksa pada jam 2-3 pagi,kalian tidak akan merasa nyaman disana..hhmm kami sempat percaya dengan dia..mungkin harus mencari hotel yang lain saja
tak terasa kalau kami sudah tiba di kota mataram, pusat kota NTB,tidak sesejuk bali…kota yang kecil. Sekitar 15 menit kami melewati mataram tiba-tiba seorang turis berkata, kami ingin turun di mataram,kami bukan ke sengigih. Seketika itu juga sang supir menjawab dengan nada keras,aku terkejut, sangat terkejut, kenapa dia harus menjawab sekasar itu. Itu bukan kesalahan sang turis.
Mereka berdebat, mungkin bisa dikatakan hamper berkelahi, aku sangat takut saat itu, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami tahu itu kesalahan sang supir, mengapa tidak memeriksa tiket kami masing- masing dan mengapa pemandu yang turun tadi tidak menyampaikan ke sang supir kalau 2 turis ini akan turun di mataram. Aku merasa sedih sebab sayang sekali pariwisata Indonesia dikelola dengan servis yang sangat buruk seperti ini.. ini mencerminkan wajah Indonesia dan apa yang sudah dilakukan sang supir sangat mencoreng wajah Indonesia di pariwisata international.
Sang turis mungkin kemudian tersadar kalau ini bukan daerahnya, sehingga dia berusaha untuk meredam emosinya. Setibanya di sengigih kami semua turun, aku merasa kasihan pada turis tersebut dan aku berharap office travel yang ada disana dapat membantu kedua turis itu kembali ke mataram.
Kedua turis yang merekomendasikan bale kampong turun ditengah jalan,sebab mereka telah tiba di hotel tempat mereka tinggal, dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan sebab dia sudah pernah ke sini sebelumnya.
Setibanya dipemberhentian terakhir kami turun dan berpikir, hotel mana yang bisa kami singgahi,sebab kami belum membooking hotel.. dan itu sudah sekitar jam 7 malam..
kami dikelilingi banyak orang yang menawarkan berbagai hotel, tour dan lain-lain, kami menolak namun tetap saja..dalam hatiku aku berkata..wow.. ambisius sekali orang ini..butuh waktu yang cukup lama sampai mereka membiarkan dan melepaskan kami, dan aku merasa lega setelah itu. Saat kami berjalan, ada mobil dengan cup terbuka,menawarkan kami untuk kehotelnya, bale kampong,dia berkata mobil ini free service dari hotel,didalamnya hanya ada satu lelaki dan seorang turis, tentu saja kami merasa takut, itukan hotel yang tidak bener itu…dan takut kalau kami nanti dibawa entah kemana oleh dia kami menolak dan lagi-lagi butuh sekitar 10 menit sampai dia menyerah…
kami kembali berjalan dan menemukan hotel lina, hotel dengan bangunan agak lama namun terletak tepat didepan pantai dna MURAH! 150,000 per malam dengan twin bed namun saying sekali PENUH!
kami sedikit frustasi namun kami coba kembali berjalan,masuk kesebuah hotel, memeriksa harga dan itu mahal! 300,000/mlm..pppfffhhhh….kami kembali berjalan dan menemukan sebuah tourist information seseorang bukannya membantu kami memberikan solusi namun memperlakukan kami seperti ayam panggang yang hendak dilahap sebagai mangsa.
Dan kembali aku berpikir.. orang Lombok sangat ambisius ya!!!!ppffhhh…namun itu membuat aku selaku turis local merasa TIDAK NYAMAN mereka tidak memberikan apa yang aku butuh tapi cenderung mengarahkan dan memaksa kami untuk menerima apa yang mereka punya. Kami memutuskan untuk keluar dan kembali berjalan.
Cukup sulit untuk memutuskan kehotel mana kami hendak menginap, sampai akhirnya kami memutuskan untuk mencoba melihat bale kampung. Kami berjalan dan mengatakan kami hendak ke bale kampung, Namun dia merasa kasihan dan menawarkan motornya untuk mengantar kami. Kami tiba di bale kampung dan bertemu dengan laki-laki yang menawarkan mobilnya,dia bertanya, mengapa tadi tidak mau?
Saat ini kamar-kamar sudah penuh, kami sedih dan lelah namun sang pemilik hotel itu berkata, kalau mau kami masih ada dorm, isi 8 orang, 4 laki-laki dan 4 perempuan, 50,000 permalam,hmm….BINGUNG
Aku berkata kepada kak evi, kak itu tidak apa-apa sebenernya lagipula kita akan pergi ke gili esok pagi-pagi, jadi kita hanya butuh tempat untuk tidur, kak evi setuju. Kami diantar ke dorm dan bertanya rute yang bisa kami tempuh untuk ke gili, dia menawarkan tour 50,000/orang ke gili.
Kami daftar untuk tour itu dan beristirahat sejenak,didorm itu kami bertemu dengan seorang gadis belanda yang sedang menghabiskan waktu liburannya selama 1 tahun untuk berkeliling asia! WOW!! Setelah beristirahat, kami pergi mecari makan dan kami meminta pemilik hotel mengantarkan kami kekota dengan mobilnya, sesampainya dikota kami mencari tempat masakan tradisional/khas Lombok dan kami tidak menemukannya..!
Tiba di restoran pinggir jalan dengan Chinese food ala Lombok, kami berusaha menikmati makan malam kami..dari sisi rasa kurang enak tapi berhubung kami lapar jadinya enak-enak saja.. :D
Seorang turis asing masuk dan aku mengenalinya sebab aku melihatnya beberapa kali di feri dan didalam mobil ketika bapak pemilik hotel menawarkan kami untuk tinggal dihotelnya. Dia makan di meja yang berbeda dengan kami. Aku dan kak evi berbicara soal rencana besok dan segala kelakuan buruk yang kami lihat hari ini, kami berdua sangat sedih dan sangat menyayangkannya..
Beberapa saat setelah kami makan turis yang tadi dating ke meja kami dan bertanya, akhirnya kalian menginap dimana..? dan kami berdiskusi banyak soal rencana liburan dia, dia berasal dari paris, berlibur sendiri,bekerja untuk perusahaan yang mendesign model pesawat,mobil,dll.kami asik berbicara sampai restoran tempat kami makan jadi sepi, dia menawarkan untuk pindah dan minum di tempat lain.
Kami pindah ke sebuah café, hanya sedikit alcohol kami asik berbicara, namun sayang, café itu mau tutup hanya 1 jam setelah kami tiba,tanpa basa basi aku berkata kepadanya, are u gonna pay for our drink? :)
kami berpisah dan bertukar email address,bila suatu saat butuh bantuan,bisa contact melalui email
Aku dan kak evi menelpon pemilik hotel untuk menjemput kami kembali, ternyata kami tamunya dia yang paling larut malam kembali ke hotel, sebab yang lain sudah tertidur lelap..
Masuk ke dorm, lampu sudah padam, padahal kami butuh berganti baju dan lain-lain kami meminjam senter dan semua turis lelaki itu sudah kembali dan tertidur,kami tidur lelap disana dan ternyata Lombok saat malam juga dingin ya! itu hari kedua kami ;)
Monday, August 22, 2011
Bali 1st day
Lombok
This is my first trip to bali and Lombok
19 agustus 2011
Aku sangat semangat ketika bangun pagi ya! Holiday is here!!
Setelah semalam packing,aku minta tolong Bapa untuk mengantarku ke kantor supaya mobil tidak usah aku parker di kantor. Aku turun dari mobil beranjak ke kantor dengan pakaian liburan (bukan pakaian kantor) lengkap dengan flat shoes dan tas ransel hitam besar..
Setiba diruanganku, aku mempersiapkan semua tiket dan OOhh… kartu identitasku tertinggal dimobil, aku menelepon Bapa supaya mengantarkannya ke bandara nanti.
Kami ada meeting dengan DC jam 9 pagi dan selesai jam 12, kembali kekantor dan segera beranjak jam 3 sore naik angkutan umum. Aku naik busway ke rawa mangun (sudah lama sekali aku tidak naik busway rute ini, sedikit teringat masa lalu kami dulu, bit sad but it’s nothing! )
Setibanya dirawamangun, aku masih punya banyak waktu luang, aku singgah ke mall dan membeli beberapa perlengkapan dan sebuah novel “11 minutes”,hmmm sepertinya semuanya sudah lengkap, aku pergi ke rawamangun,meeting point aku dengan kak evi. Dengan menggunakan shuttle bus airport kami tiba dan masih punya waktu sekitar 1 jam.
Berangkat dengan tiket promo dari air asia, 500,000 untuk tiket pulang pergi
Jakarta-bali-jakarta, seharusnya berangkat jam 7.30 pm namun didelay sekitar 30 menit, namun tidak jadi begitu masalah sebab terminal 3 tempat kami menunggu tergolong baru sehingga masih bisa dikatakan nyaman untuk menunggu. LAPAR…! aku meminta bapa untuk membeli makanan untuk kami..sebab kami akan dikaish makan dipesawat nanti (air asia!)
Satu setengah jam perjalanan, akhirnya kami tiba di bandara ngurahrai bali sekitar 10.30 pm waktu bali (1jam lebih cepat dari jakarta). Kami tidak menggunakan taksi yang ada di loket dalam bandara, yang kami lakukan kami agak jalan menuju luar dan memakai taksi yang ada diluar, saat itu mereka tidak menggunakan argo jadi kami menawar, 30 ribu ongkos taksi dari bandara menuju wisma bima didaerah kuta,depan jogger.
2 orang teman kami sudah pergi ke hotel duluan, sehingga kami hanya tinggal meminta kunci hotel dan istirahat sebentar. Tak berapa lama kemudian mereka menghubungi untuk segera bergabung dengan mereka di club daerah legian. Karena kami tidak tahu tempatnya..kami naik taksi dan menawar kembali, kuta-legian 15 ribu dengan taksi, yang sebenarnya kami bisa tempuh dengan berjalan kaki! Taksi itu tidak mengantar kami langsung ke depan club tersebut “BONTI” nama club tersebut..
Sehingga kami harus berjalan ditengah perjalanan banyak sekali warga asing,mereka terlihat cool, tapi ada beberapa yang aku tidak suka..mungkin mereka sudah setengah mabuk dan berjalan pulang menuju hotel mereka sambil berteriak-teriak..hhmmmm..suatu pemandangan yang tidak biasa buatku..anyway, bali is free city,I thought I was not in Indonesia cuz I found mostly foreigners, but I really enjoyed the view some of them were kissing along the street ha ha…”uppss… I almost forgot how it feels”
Kami berencana untuk pergi ke senggigih- Lombok keesokan harinya, namun sampai malam itu kami belum booking travel atau transportasi menuju kesana. Lucky us,we found one tourist information, after checked they have cheaper price than the one that we found on net, we booked kuta-padang bai(bali port)-lembar(Lombok port)-senggigih 125,0000/person/trip. Done for next day trip, we were running to club and found our friends.
Yang terjadi adalah… aku terkejut! Wow…!!! Sangat liar sekali disini… telalu banyak orang-orang melakukan hal-hal erotis,berdansa dengan saling bergesekan, berciuman, saling menyentuh.. asyik! Aku nonton film gratis disini…!! Hahaha
Seru lho ngeliat tingkah laku mereka yang menurutku mungkin karena mereka sedikit mabuk.. aku suka dengan musiknya.. aku suka dengan minumannya (sedikit alcohol + fruit juice)
Sempat terpikir olehku.. mungkin ini alasan mengapa teroris membom tempat ini.. mungkin mereka berpikir kalau terlalu banyak perbuatan dosa yang dilakukan ditempat itu..
Aku tidak turun ke lantai dansa..karena aku tidak tahu bagaimana berdansa! Ha ha..minum, menyaksikan kekonyolan mereka dan menggerakkan jariku mengikuti beat music.. itu saja yang kulakukan. Kak Evi tidak menyukai club,dia mengajakku keluar untuk berjalan-jalan keliling,akhirnya kami keluar dan meninggalkan kedua teman kami yang sedang asik berjoget.. menyusuri hotel disekitar legian.. harganya sekitar 300-500 ribu, tapi tetap sepertinya hotel tempat kami lebih murah meskipun fasilitasnya standard..
Wisma Bima 1
2 tempat tidur twin, kamar mandi didalam, tv, ac dan ada sedikit ruang tamu didepan.. dan free breakfast
Kami melihat tugu nama-nama orang yang terkena bom bali beberapa tahun yang lalu, kemudian kembali ke club tempat dua teman kami tadi, hanya sesaat saja dan kami memutuskan untuk pulang duluan ke hotel, kali ini kami berjalan kaki..sebenarnya dekat namun karena kami nyasar jadinya agak sedikit lama, and u know what?? It’s already 3 am! Ha ha..we slept well dan sedikit kedinginan.. ternyata kuta itu dingin ya…meskipun AC sudah dimatikan kami masih merasakan kedinginan.
Itu yang terjadi di hari pertama liburanku
This is my first trip to bali and Lombok
19 agustus 2011
Aku sangat semangat ketika bangun pagi ya! Holiday is here!!
Setelah semalam packing,aku minta tolong Bapa untuk mengantarku ke kantor supaya mobil tidak usah aku parker di kantor. Aku turun dari mobil beranjak ke kantor dengan pakaian liburan (bukan pakaian kantor) lengkap dengan flat shoes dan tas ransel hitam besar..
Setiba diruanganku, aku mempersiapkan semua tiket dan OOhh… kartu identitasku tertinggal dimobil, aku menelepon Bapa supaya mengantarkannya ke bandara nanti.
Kami ada meeting dengan DC jam 9 pagi dan selesai jam 12, kembali kekantor dan segera beranjak jam 3 sore naik angkutan umum. Aku naik busway ke rawa mangun (sudah lama sekali aku tidak naik busway rute ini, sedikit teringat masa lalu kami dulu, bit sad but it’s nothing! )
Setibanya dirawamangun, aku masih punya banyak waktu luang, aku singgah ke mall dan membeli beberapa perlengkapan dan sebuah novel “11 minutes”,hmmm sepertinya semuanya sudah lengkap, aku pergi ke rawamangun,meeting point aku dengan kak evi. Dengan menggunakan shuttle bus airport kami tiba dan masih punya waktu sekitar 1 jam.
Berangkat dengan tiket promo dari air asia, 500,000 untuk tiket pulang pergi
Jakarta-bali-jakarta, seharusnya berangkat jam 7.30 pm namun didelay sekitar 30 menit, namun tidak jadi begitu masalah sebab terminal 3 tempat kami menunggu tergolong baru sehingga masih bisa dikatakan nyaman untuk menunggu. LAPAR…! aku meminta bapa untuk membeli makanan untuk kami..sebab kami akan dikaish makan dipesawat nanti (air asia!)
Satu setengah jam perjalanan, akhirnya kami tiba di bandara ngurahrai bali sekitar 10.30 pm waktu bali (1jam lebih cepat dari jakarta). Kami tidak menggunakan taksi yang ada di loket dalam bandara, yang kami lakukan kami agak jalan menuju luar dan memakai taksi yang ada diluar, saat itu mereka tidak menggunakan argo jadi kami menawar, 30 ribu ongkos taksi dari bandara menuju wisma bima didaerah kuta,depan jogger.
2 orang teman kami sudah pergi ke hotel duluan, sehingga kami hanya tinggal meminta kunci hotel dan istirahat sebentar. Tak berapa lama kemudian mereka menghubungi untuk segera bergabung dengan mereka di club daerah legian. Karena kami tidak tahu tempatnya..kami naik taksi dan menawar kembali, kuta-legian 15 ribu dengan taksi, yang sebenarnya kami bisa tempuh dengan berjalan kaki! Taksi itu tidak mengantar kami langsung ke depan club tersebut “BONTI” nama club tersebut..
Sehingga kami harus berjalan ditengah perjalanan banyak sekali warga asing,mereka terlihat cool, tapi ada beberapa yang aku tidak suka..mungkin mereka sudah setengah mabuk dan berjalan pulang menuju hotel mereka sambil berteriak-teriak..hhmmmm..suatu pemandangan yang tidak biasa buatku..anyway, bali is free city,I thought I was not in Indonesia cuz I found mostly foreigners, but I really enjoyed the view some of them were kissing along the street ha ha…”uppss… I almost forgot how it feels”
Kami berencana untuk pergi ke senggigih- Lombok keesokan harinya, namun sampai malam itu kami belum booking travel atau transportasi menuju kesana. Lucky us,we found one tourist information, after checked they have cheaper price than the one that we found on net, we booked kuta-padang bai(bali port)-lembar(Lombok port)-senggigih 125,0000/person/trip. Done for next day trip, we were running to club and found our friends.
Yang terjadi adalah… aku terkejut! Wow…!!! Sangat liar sekali disini… telalu banyak orang-orang melakukan hal-hal erotis,berdansa dengan saling bergesekan, berciuman, saling menyentuh.. asyik! Aku nonton film gratis disini…!! Hahaha
Seru lho ngeliat tingkah laku mereka yang menurutku mungkin karena mereka sedikit mabuk.. aku suka dengan musiknya.. aku suka dengan minumannya (sedikit alcohol + fruit juice)
Sempat terpikir olehku.. mungkin ini alasan mengapa teroris membom tempat ini.. mungkin mereka berpikir kalau terlalu banyak perbuatan dosa yang dilakukan ditempat itu..
Aku tidak turun ke lantai dansa..karena aku tidak tahu bagaimana berdansa! Ha ha..minum, menyaksikan kekonyolan mereka dan menggerakkan jariku mengikuti beat music.. itu saja yang kulakukan. Kak Evi tidak menyukai club,dia mengajakku keluar untuk berjalan-jalan keliling,akhirnya kami keluar dan meninggalkan kedua teman kami yang sedang asik berjoget.. menyusuri hotel disekitar legian.. harganya sekitar 300-500 ribu, tapi tetap sepertinya hotel tempat kami lebih murah meskipun fasilitasnya standard..
Wisma Bima 1
2 tempat tidur twin, kamar mandi didalam, tv, ac dan ada sedikit ruang tamu didepan.. dan free breakfast
Kami melihat tugu nama-nama orang yang terkena bom bali beberapa tahun yang lalu, kemudian kembali ke club tempat dua teman kami tadi, hanya sesaat saja dan kami memutuskan untuk pulang duluan ke hotel, kali ini kami berjalan kaki..sebenarnya dekat namun karena kami nyasar jadinya agak sedikit lama, and u know what?? It’s already 3 am! Ha ha..we slept well dan sedikit kedinginan.. ternyata kuta itu dingin ya…meskipun AC sudah dimatikan kami masih merasakan kedinginan.
Itu yang terjadi di hari pertama liburanku
Subscribe to:
Posts (Atom)